Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 26 Mei 2012

Hanya Semilir Angin


Aku hanyalah semilir angin
Yang sekedar ingin tahu kabar darimu
Aku hanyalah semilir angin
Yang sekedar ingin lihat ukiran senyummu

Aku hanyalah semilir angin
Yang sekedar ingin lihat tawa di bibirmu
Aku hanyalah semilir angin
Yang sekedar ingin dengar suaramu

Aku hanyalah semilir angin
Yang sekedar ingin lihat lembayung matamu
Aku hanyalah semilir angin
Yang sekedar ingin bercengkrama denganmu

Aku hanyalah semilir angin
Yang sekedar ingin menggenggam tanganmu
Aku hanyalah semilir angin
Yang sekedar ingin mendekap hangatmu

Aku hanyalah semilir angin
Yang sekedar ingin melukis cerita bersamamu
Yeah.. hanya semilir angin
Dan entah itu berarti untukmu atau tidak
Hanya semilir angin

Namun itu semua
Hanya membuat hatiku semakin terluka
Terluka karena sifatmu
Terluka karena sikapmu
Terluka karena cintamu
Terluka karena ketidak pastianmu
Terluka karena harapan yang telah kau berikan...

Senin, 21 Mei 2012

Rotan

Ia adalah sebatang rotan
Hanya sebatang rotan
Sebatang rotan yang terikat ruang dan waktu
 
Sebatang rotan yang buta
Sebatang rotan yang tuli
Sebatang rotan yang bisu
Sebatang rotan yang lumpuh
 
Ia hidup di gemerlap keramaian
Terhanyut oleh riakan air
Terbawa oleh desiran angin
Ia terus berjalan tanpa arah
 
Siapa yang peduli?
Ia hanyalah sebatang rotan
Sebatang rotan yang buruk rupa
Sebatang rotan yang lemah
Amat lemah...

Sendirian... Terkucilkan...
Diskriminasi... Dipandang sebelah mata...
Itulah yang ia rasakan
Seorang diri tanpa teman

Ia terus bertanya pada kalbunya
Apa ia akan terus seperti ini?
Apa ini akan berujung manis, ataukah pahit?

Sepercik keraguan
Yang selalu menghantui benaknya
Apa ia akan berguna untuk mereka
Ataukah sebaliknya...

Minggu, 18 Desember 2011

Sebuah Permintaan

Lisan memang seperti pisau
Sikap memang seperti samurai
Hati memang seperti batu

Tapi bukankah manusia tiada yang sempurna?
Kadang manusia melakukan ini itu
Karena khilaf
Apakah itu sepenuhnya salah?

Manusia mempunyai keterbatasan
Untuk mengetahui jalan pikiran
Bahkan hati  seseorang

Seperti halnya aku
Yang tak pandai
Untuk mengetahui jalan pikiran
Dan hati seseorang
Apakah itu sepenuhnya salahku?

Aku bukan manusia super
Aku hanya manusia biasa
Yang tak pernah luput dari dosa dan salah
Maaf yang bisa ku lontarkan dengan tulus

Hakmu jika kau ingin marah
Hakmu jika kau ingin menjauh
Hakmu jika kau ingin tak kenal
Hakmu jika kau ingin membuangku

Tapi aku mengharapkan
Satu Permintaan padamu
Jangan pernah putuskan
Tali pertemanan kita


Harapan

Kenali aku apa adanya
Sayangilah aku 
Bukan karna 'ada apanya'
 
Janganlah meminta
Apa yang aku tak punya
Janganlah mengharapkan
Apa yang tidak bisa aku lakukan

Aku hanya seorang manusia
Yang tidak sempurna
Hanya satu yang ku minta
Jangan Pernah menyesal
Mengenal orang sepertiku

Jika suatu saat hari nanti
Kalian menemukan
Seseorang yang lebih baik dariku
Sisakan satu ruang kecil di hati kalian
Untuk menyimpan satu saja
Kenangan bersamaku

Siapapun aku,
Bagaimanapun aku,
Seperti apapun aku
Jangan pernah membenci
Dan menaruh dendam kepadaku

Sabtu, 17 Desember 2011

Sejuta Pengorbanan

Karya : Dessy Irawan & Fika Yuliani Saputra

Aku lelah.. Aku letih
Oh Tuhan, haruskah ku menyerah
Haruskah ku mundur
Aku tak kuasa memikul beban itu...

Kamu kuat sobat, yaah kamu kuat
Kamu dan aku akan selalu tegar
Berkutik dengan tugas dan kewajiban demi mereka
Hapuslah kata menyerah.. Hapuslah kata mundur..


Kadang ku berpikir, pernahkah mereka merasakan
Sakit pilu yang selalu menghujat..
Beban yang selalu menikam
Sejuta pengorbanan untuk mereka
Namun mereka membalasnya sengan sejuta hinaan..
Aku letih.. Sangat letih..

Mereka memang tidak pernah merasakan
Bahkan tidak mau untuk merasakan
Mereka hanya ingin menuntut kesempurnaan
Biarlah... Biarlah sesuka hati mereka berucap

Lalu, sampai kapan aku akan mendengarkan itu
Kata-kata yang memuakkan dada
Kapan? Kapan mereka puas menghina kita?
Ingin rasanya aku menutup telinga dan
Berlari menjauh dari mereka

Kau tahu?
Batu karang di luar sana?
Yang tak pernah rapuh karna sehempas angin?
Pernahkah kau berpikir?
Bahwa kita bisa seperti karang itu?!!

Mereka selalu merendahkan semua yang ku lakukan
Mereka selalu memandangku dengan sebelah matanya
Bagaimana aku bisa seperti batu karang itu?
Aku tidak bisa!!

Hilangkan semua asammu
Tunjukkan pada mereka, kau bisa!
Kau tidak akan diam saja bukan?
Bangkit dan tersenyumlah..!!!